Karakter berpikir filsafat

Posted: September 13, 2009 in Kuliah
Tag:

1. Menyeluruh

Artinya, Pemikiran yang luas karena tidak membataasi diri dan bukan hanya ditinjau dari satu sudut pandangan tertentu. Pemikiran kefilsafatan ingin mengetahui  hubungan antara ilmu yang satu dengan ilmu – ilmu lain, hubungan ilmu dengan moral, seni, dan tujuan hidup.

2. Mendasar

Artinya, pemikiran yang dalam sampai kepada hasil yang fundamental atau esensial objek yang dipelajarinya sehingga dapat dijadikan dasar berpijak bagi segenap nilai dan keilmuan. Jadi, tidak hanya berhenti pada periferis

( Kulitnya ) saja, tetapi sampai tembus ke kedalamannya.

3. Spekulatif

Artinya, hasil pemikiran yang didapat dijadikan dasar bagi pemikiran selanjutnya. Hasil pemikirannya selalu dimaksudkan sebagai dasar untuk menjelajah wilayah pengetahuan yang baru. Meskipun demikian, tidak berarti hasil pemikiran kefilsafatan itu meragukan, karena tidak pernah mencapai penyelesaian.

Komentar
  1. Udin mengatakan:

    mas……
    law boleh cantumkan juga antara persamaan dan perbedaan antara filsafat dan agama!!!!!!

    saya tunggu ya MAs!!!!!!!!

  2. nurwiantini mengatakan:

    bisa dicantumkan referensinya dari buku siapa saja. Thanks.

  3. Hendro mengatakan:

    Tolong Tuliskan Sumber Bukunya+Halamanya,penting banget nc,,,? Terimakasih

  4. ALIYAH mengatakan:

    menurut anda-anda ni mengapa manusia pasti akan berfikir filsafat,trus manfaat filsafat sendiri itu apa nah untuk memasukan kedalam nilai-nilai religi/agama yang dianut maSYARAKAT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s